RUMAH tropis modern adalah desain yang tepat untuk mereka yang
tinggal di negara tropis. Bagaimana membangunnya agar bisa menjadi
hunian yang ideal?
Desain rumah seperti apa yang menjadi favorit Anda? Apakah desain
klasik, etnik, minimalis, atau modern? Walaupun desain rumah sepenuhnya
ada di tangan sang pemilik, ada baiknya saat membangun rumah,
sang pemilik memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar rumahnya.
Jika kondisi cuaca di sana hanya mengenal dua musim, panas dan
hujan atau tropis, ada baiknya jika desain rumah tropis yang dipadu
dengan desain modern dijadikan panduan. Meski sudah sesuai dengan
kondisi lingkungan, bukan berarti rumah bisa langsung dibangun.
Ada pula beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin rumah
tropis modern benar-benar nyaman.
Iklim tropis berarti mendapatkan cahaya matahari yang melimpah,
kelembapan udara yang cukup tinggi, dan curah hujan yang cukup
tinggi pula. Efek yang bisa timbul dari hal ini ialah ruangan
akan menjadi sumpek dan panas jika tidak ada sirkulasi udara yang
baik. Akibatnya, bisa timbul bakteri dan jamur yang kurang baik
bagi kesehatan manusia.
"Selain itu, kayu menjadi rawan terhadap pelapukan dan rayap.
Begitu pula aliran hujan yang deras dan tertahan pada dak beton
atau tersumbat dan menggenang pada talang akan rawan menimbulkan
kebocoran," sebut arsitek dari Mitra Graha Wisnu Brata.
Untuk itu, perlu dilakukan beberapa hal untuk menyiasatinya.
Pertama, untuk mengatasi masalah pencahayaan sinar matahari pada
siang hari, dibuat skylight atau lubang bukaan cahaya pada bagian
atap maupun dinding bagian atas. Bisa juga dibuat berbagai bukaan
jendela maupun pintu kaca yang cukup besar, membuat ruangruang
terbuka di dalam rumah, baik berupa taman di tengah ruangan maupun
di belakang rumah.
"Alternatif lainnya bisa dilakukan pemakaian glassblock
dan kaca patri serta membuat area void dari lantai 2 dan lantai
1 dengan bukaan jendela yang cukup besar.Dengan begitu, lantai
dasar dapat lebih terang,
Langkah lain yang bisa dilakukan ialah mengatur dan mencoba mengarahkan
arah jatuhnya sinar matahari pada bangunan. Caranya dengan membuat
efek bayangan dalam ruangan dengan cara mencoba mengendalikan
arah jatuhnya sinar melalui jendela atau skylight ke dalam bangunan.
Kemudian mengatur maju-mundur bangunan sehingga didapat efek
teranggelap dan kedalaman fasad bangunan. Hal lain yang bisa dilakukan
ialah membuat bukaan pada bangunan dan efeknya terhadap bangunan
seperti pintu, jendela, skylight, balkon maupun pergola kayu berikut
kisi-kisi dan kanopinya.

Cara lainnya bisa menggunakan material dengan efek berat-ringannya
terhadap cahaya seperti batu alam, beton, kayu, dan kaca atau
besi. Bisa juga melakukan trik efek terang gelap bangunan melalui
maju-mundur maupun kedalaman bangunan. Walaupun sinar matahari
bagus untuk kesehatan, bukan berarti sinar matahari berlebih tak
berbahaya.
Karena itu perlu dibuat kanopi untuk mencegah silau dan mengurangi
tempias. Kalau perlu, buatlah kisi-kisi kayu atau besi sebagai
secondary skin atau sunshading untuk mengurangi sinar matahari
yang berlebih.
"Atau dicoba membuat tirai atau horizontal maupun vertical
blind untuk mengatur sinar matahari yang masuk. Bisa pula membuat
arah hadap bangunan tidak frontal ke arah barat tapi agak sedikit
miring,
Untuk menyiasati kelembapan udara yang cukup tinggi, buatlah
bukaan jendela atau pintu yang saling berhadapan satu sama lain.
Tujuannya agar terjadi sirkulasi udara silang yang baik melalui
sistem horizontal maupun vertikal. Atau cobalah memasukkan cahaya
matahari ke dalam ruangan secara langsung, baik melalui dinding
maupun lewat bukaan pada atap dengan waktu minimum satu jam agar
tidak terjadi kelembapan.
Berikutnya, buatlah lubang-lubang angin baik di atas kusen maupun
sisi dinding bagian atas agar sirkulasi udara menjadi lebih lancar.
Alternatif lainnya, buatlah jendela yang multifungsi dan bisa
digunakan untuk dua keadaan. Jadi, jika pemilik rumah hanya menginginkan
cahaya yang masuk, jalusinya dapat dibuka tapi anginnya tidak
masuk, demikian pula sebaliknya.
Langkah lainnya, pilihlah kayu yang tahan terhadap pelapukan
atau rayap atau dengan memberikan lapisan agar lebih tahan lama.
Terakhir, soal curah hujan yang cukup tinggi, cobalah mengalirkan
secepat mungkin curah hujan ke permukaan dan dalam tanah dengan
cara memilih kemiringan atap yang curam.
"Jangan lupa untuk memilih genteng yang memiliki alur dan
kedalaman lurus sehingga air lebih cepat mengalir. Memasang talang
vertikal yang banyak dan besar, terutama untuk yang menggunakan
atap datar, juga bisa dilakukan,
Yang juga harus diperhatikan ialah jangan membuat banyak jurai
di bagian atap yang membuat genangan air dan berpotensi menimbulkan
kebocoran. Tak ketinggalan, pasanglah alumunium foil yang dapat
membantu mengurangi panas di bawah atap dan dapat membantu mengurangi
kebocoran. Untuk bahan kusen area eksterior, pilih bahan alumunium
maupun kayu yang tahan cuaca. Untuk finishing luar, pilih kayu
dengan pelitur.
"Jangan menggunakan melamik karena cenderung mudah rusak.
Pilih juga cat tembok yang lebih tahan terhadap iklim luar seperti
cuaca yang ekstrem maupun jamur dan lumut," saran Wisnu.
Nah, sudah siap membangun rumah tropis modern idaman Anda?